Ranking Asuransi Di Indonesia dari yang Terbaik Hingga Terburuk

Ranking Asuransi Di Indonesia dari yang Terbaik Hingga Terburuk

Bisnis, Investasi

Membahas tentang kinerja atau keberhasilan para perusahaan-perusahaan asuransi yang berdiri di Indonesia maka kita membicarakan ranking asuransi di Indonesia atau bisa juga di sebut penilaiaan atau feedback yang diberikan oleh masyarakat secara luas, mulai dari beberapa aspek keunggulan yang di miliki oleh masing-masing para perusahaan penyedia jasa asuransi di Indonesia dan bagaimana perusahaan itu berkontribusi dan mempunyai dampak dalam dunia pekerjaan memajukan perekonomian nasional atau disebut perekonomian dalam negeri.

Contoh penilaiannya dari masyarakat seperti :

  1. Pelayanan yang ditawarkan dan yang diberikan
  2. Kemudahaan dalam pembayaran premi
  3. Kemudahan dalam pengajuan dan pemberian klaim kepada customer

Poin-poin di atas merupakan beberapa poin yang biasanya ada di dalam quesioner yang diberikan kepada customer yang bertujuan untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas pelayanan kepada cutomer lama atau kepada calon customer dan agar perusahaan itu mempunyai predikat sebagai perusahaan yang mempunyai kualitas atau rating yang baik dimata seluruh masyarakat. Sedangkan ada beberapa contoh poin untuk melakukan penilaian yang dilakukan oleh lembaga penilai kinerja suatu entitas perusahaan jasa penyedia asuransi tdalam menilai perusahaa tersebut memenuhi standart yang baik atau kriteria rating yang baik.

Ada pun poin penilaiannya sebagai berikut :

  1. Kekuatan finansial (financial strength rating)

Yaitu suatu kemampuan suatau perusahaan asuransi dalm memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis.

  1. Kredit jangka panjang (long-term credits rating)

Yaitu kemampuan suatuperusahaan penyedia jasa asuransi dalam memenuhi kewajiban jangka panjang.

  1. Kinerja laba (profit performance)

Yaitu suatu kemampuan yang dimiliki perusahaan asuransi dalam menciptakan atau menghasilkan lab dalam kegiatan utama operasionalnya.

  1. Kinerja investasi

Kinerja investasi dapat dibedakan menjadi dua, yang pertama adalah pengembalian (return) atas aset (selain kas) yang dimanfaatkan dalam menjalankan bisnis dan yang kedua adalah pengembalian atas investasi lainnya yang didanai oleh surplus kas yang dimiliki perusahaan.

  1. Pengukuran kinerja non -finansial

Pengukuran ini dapat meliputi pengukuran pertumbuhan jumlah polis, pangsa pasar dan lainnya. Pengukuran-pengukuran atas atas kinerja non finansial dapat dikelompokan menjadi dua kategori yaitu pengukuran aspek internal dan aspek eksternal.

  • Pengukuran aspek internal

Kecepatan dalam proses pembuatan proposal, pemberitahuan renewal secara tepat waktu, penanganan pembatalan polis, riset pasar, semangat karyawan, pelatihan kepada karyawan dan para agen.

  • Pengukuran aspek eksternal

Pertumbuhan jumlah polis, kepuasan pelanggan, pertumbuhan jumlah kantor-kantor cabangpangsa pasar dan rata-rata jumlah polis per agen.

ranking asuransi di Indonesia

Poin diatas merupakan beberapa contoh poin untuk penilaian rating atas perusahaan asuransi. Dibawah ini juga ada beberapa contoh perusahaan asuransi di indonesia yang mempunyai ranking baik dimata masyarakat :

  1. Allianz Indonesia
  2. AXA Indonesia
  3. AXA Mandiri
  4. Manulife
  5. Prudential
  6. PT Asuransi Jiwa Mega Indonesia
  7. PT Ace Life Assurance
  8. PT Asuransi Jiwa Adisarana
  9. PT AIA Financial
  10. PT Asuransi Allianz Life Indonesia
  11. Asuransi Jiwa sraya
  12. PT Avrist Assurance
  13. PT Axa Financial Indonesia
  14. PT Asuransi CIGNA
  15. PT Asuransi Sinar Mas

Berikut adalah beberapa paparan saya tentang pembahasan dan bagaimana suatu lembaga mempunyai standart yang sangat ketat dalam menilai suatu kinerja suatu perusahaan asuransi dan ranking asuransi di Indonesia. Terima kasih telah membaca artikel ini, semoga dapat membantu dan menambah wawasan teman-teman para pembaca.

Leave a Reply